Jumat, 12 Agustus 2016 06:40

HIJABKU-MAHKOTAKU

Malam minggu yang indah seperti biasa kami ber4 nongkrong di café tempat biasa,kita mengobrol ketawa-ketawa bareng tidak berselang lama datang beberapa cowok yang spertinya niatnnya sama dengan kita sama-sama ingin nongkrong dan mereka duduk tepat di meja kami,sejak adanya cowok-cowok itu aku merasa gak enak karena kayaknya mereka niatnnya tidak hanya nongkrong biasa tapi juga ada niat jelek dech,karena aku liat mata mereka tidak bisa diam melihat badan,ku yang hanya aku tutupi dengan baju tank top,pada akahirnya karena aku merasa tidak nyaman lagi duduk disana aku memutuskan untuk pulang dulu dari temen-temenku,pada saat aku sudah berdiri dan meninggalkan tempat duduk,ku ternyata benar salah satu dari mereka ada yg berani menghampiriku dan menyoba berkenalan denganku tapi aku menolaknya bukan karena aku tidak mau berteman dengan orang baru tapi yang akau lihat sejak pertama dia datang ke café itu matanya sudah nakal sekali melihat aku jadi aku putuskan untuk tidak menghiraukan dia aku hanya memberikan senyum dan langsung pergi,setelah berselang beberapa hari aku berjalan di mall karena memang ada perlu aku beli untuk keperluan makeup setelah aku membeli keperluan aku dan jalan-jalan di mall akhirnya akuputuskan untuk pulang setelah sampai di parkiran lobi terdapat cowok yang agak urak,kan gitu seperti biasa dia melihatku seperti harimau yang 2 tahun tidak makan dan sekarang telah menemukan mangsanya untuk dimakan,akhirnya ku cepatkan langkahku untuk menghindar dari dia dan syukurlah akhirnya aku bisa menghindar ke cowok itu sekarang aku sudah ada di kamarku yang bagaikan surga bagiku,di dalam kamar aku berfikir kenapa yaa kok banyak cowok-cowok banyak melihat aku dengan cara yang tidak sopan apa ada yang salah dengan aku,sepertinya badanku biasa-biasa aja gak ada yang menonjol dari tubuh ini tapi kenapa kok banyak cowok yang memandang aku seperti itu,entahlah mungkin memang dasarnya aja mereka anak nakal mungkin,pada pagi hari seperti biasa sebelum melakukan aktivitasku aku membuat sarapan dan melihat tv sejenak tidak sengaja aku lagi melihat dan mendengarkan acara ceramah-ceramah yang sedang membahas “kewajiban dan manfaat menutup aurat bagi wanita muslim” entah kenapa saya mersa tertarik untuk melihat dan mendengarkan ceramah tersebut,dan diakhir ceramah tersebut ustad itu menyebutkan bahwa salah satu manfaat kita menutup aurat adalah menghindarkan dari zina mata seroang laki-laki ke pada perempuan,langsung degh hatiku mungkin ini penyebab kenapa banyak laki-laki melihat aku begitu nakal mungkin karena aku tidak pernah menutup aurat ku bahkan sangat terbuka akhirnya aku bisa menemukan jawaban pertanyaanku sendiri,dari sana aku merasa bersalah banget diriku muslim tapi jarang sekali berpakaian yang tertutup padahal sudah-sudah jelas banyak manfaat yg akan terjadi dari diriku saat aku menutup aurat,akhirnya tanpa berfikir panjang aku temui temenku yang menjual busana muslim,disana aku ceritakan semua keluh kesahku kenapa aku mulai saat ini ingin menutup aurat plus memakai HIJAB,setelah lama memilih-milih baju saya tidak menemukan yang pas banget dengan tubuh dan wajah saya,tapi dari pada malu tidak beli dengan terpaksa belih salah satu busana muslim dan hijab yang di jual oleh temanku,esoknya aku percaya diri untuk keluar rumah memakai busana muslim dan hijab yang aku beli kemarin,tapi kusangka ternyata teman-temanku menertawaiku karena aku memakai hijab dan mereka bilang tidak cocok aku khususnya memakai hijab itu,tanpa aku pedulikan tetap aja aku memaki hijab ini tapi semakin lama aku memakai hijab ini semakin banyak pula yang menertawaiku,dalam hati aku mulai berkata apa emang wajahku tidak pantas yaa memakai hijab yaa,akhirnya ada salah satu temanku mengajak aku ke tempat toko khusus penjual-penjual hijab dan aku mengIyakan ajakan dia,tanpa piker panjang akhirnya kita berdua berangkat ke toko tersebut benar juga ternyata disana banyak sekali pilihan hijab dengan berbagai model setelah aku milih-milih hijab yang mungkin cocok untuk aku,aku putuskan beli beberapa hijab dari toko tersebut tapi hasilnya sama saja temen-temenku juga tetap tertawa melihat aku memakai hijab ada yang bilang aku tidak bisa memakai hijab,dan ada yg bilang juga cara aku memakai hijab seperti orang tua,entah apa yang difikrkan mereka sepertinya sama dengan yang aku pikirkan setelah aku berkaca dan mencoba memakai hijab kayaknya emang iya aku kok kayak umi-umi yaa J
fikiran ini mulai menggangu aku untuk tidak lagi memakai hijab karena hijab kayak apapun tidak akan pernah cocok dengan wajahku,tapi hatiku menolak aku harus menutup aurat secara sempurna,tanpa piker panjang aku coba kerudung baru aku yang terkahir aku beli yang mempunyai slogan jilbab instan mungkin ini bakal lebih cocok buat aku,aku tidak usah ribet-ribet untuk memakainya,tapi kalau yang cara seperti ini masih banyak yang menertawai aku,aku putuskan untuk tidak berhijab dulu mungkin saat ini aku memang belum cocok untuk berhijab.

Setelah saya memberanikan lagi untuk keluar tidak disangka teman-temanku memuji jilbabku katanya cantik banget jilbab,mu cocok banget kalau kamu yang pakai dan anehnya lagi banyak temen-temenku minta diantar membeli hijab seperti model yang saya pakai,legah rasannya akhirnya saya bisa menemukan hijab yang cocok banget untuk muka saya dan khusunya untuk umur-umur seperti saya,tapi aku lupa ini hijab merk apa yaa?? Coba aku lihat di bergonya dan ternyata disana terlihat tulisan bernama “NAFISA”,ooo merknya nafisa tooh dalam hati saya,terima kasih nafisa sudah membuat aku cocok dan semangat terus untuk selalu berhijab,untung ada nafisa coba tidak mungkin aku sekarang udah tidak berjilbab lagi.sekali lagi terima kasih “NAFISA”

sumber: el-yamani

banner